Langsung ke konten utama

Membangkitkan Kembali Indonesia dengan Toleransi dan Perdamaian



 Rabu, (19/07/2023). Telah dilaksanakan peringatan 1 Syuro 1445 H di masjid Rahmatan Lil Alamin. Acara yang rutin digelar tiap tahun ini dihadiri oleh seluruh civitas Al-Zaytun yang ada di dalam maupun di luar kampus. Adapun jumlah tamu undangan mencapai 322 tamu. Diantara  tokoh besar yang turut hadir ialah Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si. dari Akademisi dan Analis Militer Keamanan Pertahanan dan Intelejen, Ir. Ilham Aidit dari Forum Silaturrahmi Anak Bangsa (FSAB), Pablo Benua, B.M.P., S.H. dari Reyben Entertaiment, dan tokoh-tokoh besar lainnya.

Dengan mengambil tema “Toleransi dan Perdamaian menuju Kebangkitan Kembali Indonesia Raya”, acara ini melibatkan para santri, Organisasi Pelajar Ma’had Al-Zaytun Dharma Bakti 20 (OPMAZ DB XX), koordinator, dan guru-guru dalam kepanitiaannya.

Adapun susunan acara diawali dengan tadarus khataman Al-Qur’an pada pukul 07.30 WIB hingga 08.30 WIB, dilanjut acara inti berupa sambutan dari para tamu undangan, lalu pidato dari Syakh Al-Zaytun dan ditutup dengan kegiatan ramah tamah.


“Pastinya acara ini luar biasa. Kita dapat menanamkan toleransi dan perdamaian dengan merangkul semua tokoh ulama dan tokoh lintas ulama,” ujar Ustadz Abdul Aziz sebagai panitia. beliau menambahkan bahwa bangkitnya Indonesia berasal dari belajar sungguh-sungguh. Oleh karena itu, beliau berharap santri dapat mengambil pelajaran dari para tamu undangan.

Bekerjasama dengan :
(FSJ (Forum Studi Jurnalis)/Dmw, Rims, Jekk, Ipo, Ing)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumah Produksi Ungkap Alasan Buat Upin dan Ipin Botak

  Figure 1 Rumah produksi, Les' Copaque, mengungkapkan alasan membuat Upin dan Ipin botak serta yatim piatu. Foto: (dok. Les' Copaque Production via YouTube) Rumah produksi Les' Copaque (LCP) blak-blakan mengenai asal usul Upin & Ipin. Salah satunya adalah alasan membuat Upin dan Ipin botak hampir di seluruh musim dan episode serial animasi tersebut. Les' Copaque mengatakan dua hal mendasari kepala anak kembar tersebut botak, yakni bujet dan waktu pengerjaan. "Ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan," cuit Les' Copaque pada Senin (17/1). Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa. Maka, Upin dan Ipin direka botak tetapi Upin ada sehelai rambut," tulis mereka. Namun, LCP pernah menampilkan Upin dan Ipin dengan rambut lebat. Hal itu terlihat jelang penayangan musim ke-14 beberapa waktu lalu.  Begitu juga ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasil...

Kodrat Alam dan Kodrat Zaman: Pilar Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.

  Kodrat Alam dan Kodrat Zaman: Pilar Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. Ma’had Al-Zaytun, 02 Juni 2025  – Al-Zaytun menyelenggarakan pembukaan pelatihan pelaku didik yang diselenggarakan di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin pada 01 Juni 2025, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. membawakan materi yang mendalam tentang dua konsep utama Pendidikan, yaitu: “Kodrat alam dan Kodrat Zaman”. Materi ini menjadi pijakan penting bagi para pelaku didik untuk menciptakan sistem pendidikan yang manusiawi dan adaptif terhadap zaman. Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari tahun 2017 hingga 2020 dan kini aktif sebagai Ketua Dewan Pendidikan Daerah Indah Yogyakarta (DIY) dan dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan karakter dan budaya melalui pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. Memberikan materi   Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. menjelaskan bahwa kodrat al...

Mengenal Ibu Kasur, Pencipta Lagu Anak yang Jadi Google Doodle

  Foto: Wajah Bu Kasur pada Gambar Google Doodle Wajah Bu Kasur menjadi sosok yang ditayang dalam Google Doodle pada 16/1/2022. Bu Kasur sendiri dikenal sebagai seniman dan tokoh pendidikan kenamaan di Indonesia. Bu Kasur lahir dengan nama Sandiah di Jakarta, 16 Januari 1926. Ia bersekolah di Meer Uirgetreid Lager Onderwijs (Mulo) tahun 1930. Bu Kasur lebih dikenal dengan nama tersebut setelah menikah dengan Pak Kasur yang bernama asli Soerjono. Mereka berdua merupakan pasangan suami istri pencipta lagu anak-anak yang rutin tampil di berbagai acara televisi serta radio . Kisah Hidup Bu Kasur Berikut adalah kisah hidup bu Kasur yang dilansir dari laman Kem end ikbud . Bu Kasur mengelola TK Mini pada tahun 1965. TK tersebut juga meluluskan tokoh-tokoh Indonesia seperti Presiden Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Hayono Isman, dan Ateng.   Kala itu TK Mini terbagi menjadi tiga jenjang yaitu Parkit untuk anak berusia tiga tahun, Kutilang untuk usia empat ta...