Postingan

Kompetisi Ajang Nasional Asesmen Kompetisi Minimum (AKM)

Gambar
            A sesmen Kompetisi Minimum (AKM) merupakan program pemerintah yang ditunjukkan kepada para pelajar di seluruh Indonesia. Program kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pelajar di Indonesia.           Kompetisi ini disertai oleh pelajar kelas 5 SD/MI, 8 SMP/MTs, 11 SMA/MTs yang diambil sample-nya secara random oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMDIKBUD). Adapun jumlah pesertanya ada 50 orang, 45 orang peserta utama dan 5 peserta cadangan.          Pada tahun ini Ma’had Al-Zaytun termasuk dalam sekolah yang terpilih untuk berpartisipasi dalam program ini. Pemilihan Asesmen Kompetisi Minimum (AKM) dengan survei lingkungan dan survei kepribadian dan jatuh pada pelajar kelas 11 angkatan 19 FENTURAL.          “Kita sangat bersyukur, bisa mendapatkan kesempatan yang sangat baik ini. Untuk anak-anak yang mendapatkan kesempatan harus bersyukur dengan lebih semangat dalam menuntut ilmu,   ikuti dan tunjukan karena ini adalah

Pembukaan Analisis Peribahasa

Gambar
    K ementerian Pendidikan Sains dan Teknologi  (KPST) Dharma Bakti XVIII berkolaborasi dengan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) Angkatan 19 FENTURAL melaksanakan pembukaan Analisis Peribahasa pada hari Minggu tarikh 22/08/2021 di lantai 1 asrama Al-Nur. Acara ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Sains dan Teknologi juga penanggung jawab Analisis Peribahasa dan dibuka langsung oleh Ust. Drs. Purnomo selaku Wakil Ketua Mejelis Guru.           Pelaksanaan pembukaan Analisis Peribahasa ini berlangsung selama 1 jam, dan peserta yang hadir yaitu dari ketua dan wakil setiap kelompok Analisis peribahasa. Kegiatan ini bertujuan mengesahkan event besar angkatan 19 FENTURAL yaitu berupa Analisis Peribahasa. Kegiatan Analisis Peribahasa akan dilaksanakan tiga minggu setelah pembukaan di asrama Al-Fajr dan Al-Nur. Adapun untuk audiens dibatasi dengan tetap menerapkan protokol World Health Organization (WHO).           “Alhamdulillah dalam keadaan pembatasan sosial seperti ini di Al-Zaytun

Peringatan 1 Muharram 1443 Hijriah

Gambar
Sebanyak 1443 peserta hadir di MRLA untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah 1443 H  Setiap tahun, seluruh umat Islam merayakan pergantian tahun baru hijriyah yang dikenal sebagai kalender Hijriyah.  Peringatan tahun baru hijriyah tentu berbeda-beda di berbagai Pesantren, khususnya di Al-Zaytun. Meski Nabi Muhammad tidak memberi contoh untuk menunaikan amalan tertentu saat tahun baru hijriyah tiba, namun civitas Al- Zaytun pada umumnya menjadikan momen tahun baru hijriyah ini sebagai peringatan besar-besaran sebagai wujud rasa syukur terhadap Allah yang telah memberikan karunia-Nya sampai saat ini.  Peringatan Tahun baru hijriyah di Kampus Al-Zaytun pada hari Rabu (11/08) diisi dengan tadarrus Al-Qur'an oleh santri, mahasiswa, guru, karyawan, dan seluruh penghuni lainnya di Ma'had Al-Zaytun.  Dengan diberlakukannya protokol orhiba di Al-Zaytun, maka kegiatan ini dilaksanakan di 6 tempat yang berbeda-beda, diantaranya 5 asrama pelajar, dan 1 masjid besar, Masjid Rahmatan Lil '

Webinar Menyambut Tahun Baru 1443 Hijriah

Gambar
  Webinar Pesantren Kreatif Ekonomi Bangkit Dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah, seorang women enterpreneur muda yang bernama Riezka Rahmatiana membuat kegiatan webinar bertajuk "PESANTREN KREATIF EKONOMI BANGKIT". Kegiatan ini dimulai pada tanggal  (10/08) pada pukul 16.oo s/d 18.oo (WIB). Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini ialah untuk menguatkan santripreneur dan membekali para santri dalam ilmu kewirausahaan, serta meningkatkan kreatifitas para santri agar mandiri secara ekonomi.  Webinar ini tidak dikenakan biaya sama sekali untuk seluruh civitas pesantren, santri, dan wirausahawan di seluruh Indonesia.  Acara ini diharapkan mampu membangkitkan semangat baru, peningkatan usaha baru, dan harapan baru di tahun baru hijriyah yang ke 1443 ini.

Penataan Kursi Untuk Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 H di Masjid Rahmatan Lil ’alamin

Gambar
  Masjid   Rahmatan Lil 'Alamin akan digunakan untuk pelaksanan shalat Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi yang jatuh pada Selasa, 20 Juli   2021. Oleh karna itu persiapan telah dimulai hari Minggu malam tepatnya 18 Juli 2021.   Persiapan di Masjid Rahmatan dilaksanakan oleh bagian perlengkapan yang terdiri dari Kementrian KPST, KPL, dan KPB.             Persiapan yang dilakukan diantaranya kebersihan dan penataan kursi, kursi yang akan digunakan yaitu sejumlah 1.350. Kursi tersebut disusun di lantai 1 Masjid Rahmatan Lil ’Alamin dengan diberi jarak 2 ubin atau setengah    M. Hanya lantai 1 yang memakai kursi sedangkan lantai 2, 3 dan 4 memakai sajadah yang telah ditetapkan. Kursi dipersiapkan untuk duduk setelah selesai shalat guna mendengarkan khutbah sebaik-baiknya. Hal ini bertujuan agar kita meletakkan diri dalam protokol kesehatan yang baik. Sejauh ini semua persiapan di Masjid Rahmatan Lil ’Alamin hampir sempurna dan Alhamdulillah tidak ada kendala dan berjalan dengan lanca

Pemotongan Hewan Kurban di RPH Al-Zaytun

Gambar
Petugas menyambelih hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Istana Beras, Kamis (22/07). ORGANISASI PELAJAR MAHAD AL-ZAYTUN  - Ma'had Al-Zaytun melaksanakan pemotongan hewan kurban. Protokol kesehatan ketat diterapkan panitia kurban Idul Adha. Menurut pantauan tim jurnal, pemotongan dimulai jam 8 pagi dibuka dengan apel menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa pagi. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan, Kamis (22/7/2021), terlihat sebuah tenda tempat penyembelihan kurban di kampus Al-Zaytun. Sejumlah panitia kurban, yaitu dari para Relawan dan Karyawan Ma'had Al-Zaytun dibantu oleh santri Kelas 12, tampak melakukan pemotongan, penyembelihan, dan pembungkusan hewan kurban di dalam RPH tersebut. Terlihat semua panitia kurban sedang memotong daging kurban dengan menggunakan masker di RPH. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban hanya dilaksanakan hanya oleh panitia. Panitia mengatakan ada 7 ekor sapi, 25 ekor kambing dan 55 ekor domba yang disembelih pada

7000 Kotak Penuh Kemeriaan

Gambar
  Proses pengisian box yang dilakukan oleh santri kelas 11. (doc*Fakhrul) Proses pembuatan kotak nasi untuk menyambut Idul Adha dimulai dari tarikh 18 Juli – 19 Juli 2021. Program yang ditanggungjawabi Kementerian Kesehatan dan Perbekalan Umum (KKPU) dan Kementerian Ekonomi dari OPMAZ, dibawah koordinasi Usth. Anna Yunia dan Osfinetri dari Guru, dan Abi Mono dari bagian korlap kitchen. Pembuatan kotak nasi dilaksankan di Al-Akbar dan Kitchen. Untuk bagian Al-Akbar akan ada proses pembuatan box dan kerupuk yang dilakukan oleh santri kelas 11 nisa dan 12 rijal. Dan untuk bagian Kitchen sebagai pusat pembuatan lauk dan nasi. Menurut perhitungan, total populasi civitas Ma’had Al-Zaytun, makanan nasi kotak yang dibutuhkan sekitar 6.000. Namun Kementerian KKPU menyiapkan 7.000 mengantisipasi terdapatnya kendala yang tidak diharapkan. Menu nasi kotak terdiri dari daging sapi, kerupuk, lalapan, dan pisang. Namun untuk eksponenter dapat sedikit perbedaan. Daging yang digunakan untuk ekspone

Membangkitkan Pandu Pembela Umat Kemanusiaan Al-Zaytun

Gambar
Upacara dilakukan dengan jiwa yang dalam dengan menjaga jarak dan memakai masker AL-ZAYTUN, Organisasi Pelajar Ma'had Al-Zaytun - Seluruh Pandu Pembela Umat Kemanusiaan (PPUK) mengikuti pembukaan kegiatan ekstra kurikuler kepanduan bersama dengan para guru pembina. Upacara pembukaan dilaksanakan Sabtu, 3 Juli 2021, bertempat di Lapangan Medan Satria Wiratama dipimpin oleh Pratama Upacara dan dibuka secara langsung oleh Majelis Guru yang diwakilkan kepada Ustadz Abdul Rojak. Ustadz Abdul Rojak dalam sambutannya memberikan pengalaman mengenai nostalgianya saat pembukaan Kepanduan yang dipimpin langsung oleh Syaykh Al-Zaytun. ''Saya amat teringat dengan pembukaan kepanduan pertama kali, yang dipimpin langsung oleh Syaykh kita,'' ujarnya. Ia mengatakan bahwa santri diharapkan aktif mengikuti kegiatan ini karena banyak manfaatnya untuk bekal hidup, seperti menumbuhkan karakter manusia yang sehat, cerdas, dan manusiawi. Syifa Aulia sebagai Menteri Kepanduan Pelestarian Li

Menjadi Santri Al-Zaytun

Gambar
  Ali memberikan tanggapan menjadi santri Al-Zaytun Halo guys! Yuk kali ini saya ingin bercerita. Sebenarnya cerita kali ini cukup menginspirasi ya. Ini merupakan cerita seseorang yang telah menjadi santri baru. Dan saya juga mempunyai pesan untuk kalian semua lo. Yuk simak cerita ini.  Berita ini dibuat saat saya sedang mencari potret masa pengenalan lingkungan sekolah di Al-Zaytun. Saat itu itu bertemu dengan salah satu santri baru kelas 7. Mari kita berbincang. Adik ini bernama Ali Haidar Azizi bin Nurul Qomari, biasa dipanggil Ali. Ia berasal dari Surabaya, koordinator Jawa Timur. Yang pertama, saya bertanya kepada Ali, tentang kenapa ia ingin sekolah di Al-Zaytun. Lalu Ali menjawab, "Karena ingin mandiri", jawabnya.  Ali mengimbuhkan bahwa ia mengeluhkan pembelajaran online di sekolah luar, membuat ia semakin ribet, harus begini, begitu pangkasnya.  "Mendingan mondok", kata Ali.  Setelah itu saya semakin tertarik untuk bertanya-tanya mengenai cita-cita Ali.  &q

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Gambar
Santri Rijal kelas 7 yang sedang mengikuti Khutbah Al-Arsyi pada Rabu (23/06/2021).                                                                                                                      .        Sebelum memulai tahun ajaran baru, ada waktu untuk pengenalan lingkungan sekolah atau yang dikenal dengan sebutan Khutbah Al-Arsy.   Jika sekolah lain mengadakan masa pengenalan lingkungan sekolah secara virtual, maka berbeda dengan Ma'had Al-Zaytun yang menyelenggarakan secara tatap muka dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan  yang ditetapkan.        Setelah melalui masa pendaftaran, kini calon santriwan dan santriwati kelas 1 sampai dengan kelas 7, mel aksanakan  kegiatan K hutbah A l -A rsy pada, Selasa,  2 2 /06/2021  sampai dengan tarikh 29/6/2021. Panitia kegiatan ini adalah Guru dan Oraganisasi Pelajar Mahad Al-Zaytun (OPMAZ). Santri Madrasah Ibtidaiyah yang sedang mengikuti kegiatan thawaf dengan disiplin melaksanakan prokes yang ditetapkan.                    

Penerimaan Santri Baru Ma'had Al-Zaytun, Di Masa Pandemi

Gambar
  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Petugas keamanan yang sedang mengecek barang bawaan calon santri kelas 7 MTs Ma’had Al-Zaytun.        Penerimaan calon santri Ma'had Al-Zaytun tahun ajaran 2021/2022 . Pada pelaksanaan hari kedua, Minggu (20/06) pukul 16.00 WIB, telah berjalan dengan lancar di Asrama Al-Madani dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan taat. Sekitar 80 para calon santri rijal (laki-laki) MTs kelas 7 yang telah dinyatakan lulus melaksanakan berbagai macam tes di Gedung Tansri Datuk Ismail Hasan akan langsung diarahkan menuju asrama yang telah ditetapkan, yaitu Asrama Al-Madani.        Menurut Ustadz Ibnu Abdillah selaku panitia penerimaan calon santri di Asrama Al-Madani,  bahwa pelaksanaan penerimaan calon santri MI-MTs Ma'had Al-Zaytun akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 18 hingga 28 Juni dengan kuota maksimal 100 santri setiap harinya. Pelaksanaan secara berkala tersebut, juga meminimalisir setiap kendala yang dapat terjadi sel

Pembuatan Video Profil MA Ma'had Al-Zaytun

Gambar
Cameraman yang sedang mengatur pengambilan gambar dalam pembuatan Video Profil MA Ma’had Al-Zaytun.                  Madrasah Aliyah (MA) Ma’had Al-Zaytun mengadakan pembuatan video profil pada Hari Senin (14/6/2021) atas usulan Syaykh Al-Zaytun yang bertujuan untuk memperkenalkan MA Ma’had Al-Zaytun ke Santri – santri baru yang akan datang pada tanggal 21 – 30 Juni 2021, sekaligus mempromosikan segala kegiatan Santri MA Ma’had Al-Zaytun ke masyarakat luas. Pembuatan Video Profil MA Ma’had Al-Zaytun ini dibantu oleh  Lembaga Kesejahteraan Masjid (LKM) dalam proses, maupun penataan lighting nya, agar hasil yang didapatkan lebih sempurna. Video Profil MA Ma’had Al-Zaytun menampilkan segala fasilitas yang menunjang kegiatan Santri MA Ma’had Al-Zaytun, seperti Laboratorium Sekolah, Ruang Band , TV & WiFi di setiap kelas, Perpustakaan Sekolah, Ruang IT, dan fasilitas lainnya. Tentunya proses syuting ini dilakukan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.                Bukan ha

Pemilihan Raya Dharma Bakti XV Tahun 2018 - 2019

Gambar
Pemilihan Raya Dharma Bakti XV Tahun 2018 - 2019 Pemilihan raya adalah pemilihan Calon Presiden Organisasi Pelajar Ma'had Al-Zaytun (OPMAZ) yang selalu dilaksanakan setiap tahun di Ma'had Al-Zaytun. Para calon presiden tersebut adalah kelas 11 (Angkatan Afternal) Madrasah Aliyah Mahad Al Zaytun. Kampanye 10 besar Calon Presiden Organisasi Pelajar Ma'had Al Zaytun Dharma Bakti XV dilaksanakan di Gedung Serba Guna Al Akbar pada hari kamis , 8 Februari 2018. Kandidat yang berorasi hari kamis adalah kandidat nomer urut 1 sampai dengan nomer urut 5, dan kandidat yang berorasi nomor urut 6 sampai dengan 10 dilanjutkan hari Jum'at tarikh 9 Februari 2018. Sepuluh Besar Calon Presiden Opmaz DB XV berfoto bersma di Gedung Serba Guna Al Akbar usai acara kampanye pada hari kamis, 8 Februari 2018. Debat terbuka Calon Presiden Opmaz DB XV dilaksanakan pada hari sabtu, tarikh 10 Februari 2018 di Gedung Serbaguna Al-Akbar. Para Calon Presiden OPMAZm

Binayah Hufadh

Gambar
Binayah artinya perkumpulan, dan hufadh artinya menjaga. Jadi Binayah Hufadh yang dimaksud adalah perkumpulan orang-orang yang menjaga Al-Qur’an. Binayah ini didirikan sejak tahun 2012 dan masih exis hingga saat ini. Pesertanya mencapai kurang lebih 90 santri.  Setiap hari mereka diberi tempat khusus untuk menghafal Al-Qur’an dengan target bisa menyelesaikan 1 juz dalam 1 bulan. Bagi peserta yang mencapai target, akan dites dalam acara Sima’an yang rutin dilaksanakan setiap 1 bulan sekali. Acara sima’an hufadh bulan maret (02/03), dilaksanakan di masjid Al-Hayat lantai 1 dan disaksikan oleh hampir seluruh guru dan santri Al-Zaytun. Acara ini bertujuan untuk mengetes hafalan Al-Qur’an para peserta hufadh yang me-miliki target menghapal 1 juz dalam 1 bulan.