Langsung ke konten utama

Sosialisasi “Eksplorasi Minat Bakat Ekstrakurikuler Seni dan Olahraga”

  Sosialisasi “Eksplorasi Minat Bakat Ekstrakurikuler Seni dan Olahraga” Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri


Mei 02, 2026


Ma'had Al-Zaytun, 24 April 2026 - Sebagai langkah awal dalam membangun ruang pengembangan minat dan bakat pelajar, Kementerian Seni, Olahraga, dan Budaya (Kemensora) bersama Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (KPST)  menyelenggarakan Sosialisasi “Eksplorasi Minat Bakat Ekstrakurikuler Seni dan Olahraga”.


Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai 24 April hingga 21 Mei 2026 dengan sistem pelaksanaan satu angkatan setiap harinya. Sosialisasi berlangsung setiap selesai salat Magrib, pukul 18.30–19.30 WIB, dan diikuti oleh seluruh pelajar pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah.


Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di lingkungan asrama masing-masing pelajar, yakni Asrama Persahabatan untuk pelajar Madrasah Ibtidaiyah, Asrama Al-Madani bagi Madrasah Tsanawiyah Banin, Asrama Al-Musthafa untuk Madrasah Tsanawiyah Banat, Asrama Al-Fajr bagi Madrasah Aliyah Banin, serta Asrama Al-Nur untuk Madrasah Aliyah Banat. Sejumlah guru turut hadir sebagai pembicara guna memberikan pemahaman menyeluruh mengenai arah pembinaan ekstrakurikuler seni dan olahraga.







Rangkaian kegiatan yang telah terlaksana meliputi sesi pemaparan program dan technical meeting yang menjelaskan sistem pelaksanaan, mekanisme keikutsertaan, serta peluang pengembangan kemampuan melalui bidang seni maupun olahraga. Kegiatan berlangsung dalam suasana antusias dan interaktif, ditandai dengan diskusi terbuka, sesi tanya jawab aktif, serta ice breaking games yang menciptakan suasana komunikatif antara pemateri dan peserta.


Sosialisasi ini menjadi tahap awal dari rangkaian program Eksplorasi Minat Bakat Ekstrakurikuler Seni dan Olahraga yang masih terus berjalan. Ke depan, program ini diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pembinaan pelajar yang seimbang antara prestasi, proses pembelajaran, dan pembentukan karakter, sehingga setiap pelajar memiliki ruang untuk menemukan sekaligus mengembangkan versi terbaik dirinya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kodrat Alam dan Kodrat Zaman: Pilar Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.

  Kodrat Alam dan Kodrat Zaman: Pilar Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. Ma’had Al-Zaytun, 02 Juni 2025  – Al-Zaytun menyelenggarakan pembukaan pelatihan pelaku didik yang diselenggarakan di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin pada 01 Juni 2025, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. membawakan materi yang mendalam tentang dua konsep utama Pendidikan, yaitu: “Kodrat alam dan Kodrat Zaman”. Materi ini menjadi pijakan penting bagi para pelaku didik untuk menciptakan sistem pendidikan yang manusiawi dan adaptif terhadap zaman. Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari tahun 2017 hingga 2020 dan kini aktif sebagai Ketua Dewan Pendidikan Daerah Indah Yogyakarta (DIY) dan dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan karakter dan budaya melalui pendidikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. Memberikan materi   Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. menjelaskan bahwa kodrat al...

Rumah Produksi Ungkap Alasan Buat Upin dan Ipin Botak

  Figure 1 Rumah produksi, Les' Copaque, mengungkapkan alasan membuat Upin dan Ipin botak serta yatim piatu. Foto: (dok. Les' Copaque Production via YouTube) Rumah produksi Les' Copaque (LCP) blak-blakan mengenai asal usul Upin & Ipin. Salah satunya adalah alasan membuat Upin dan Ipin botak hampir di seluruh musim dan episode serial animasi tersebut. Les' Copaque mengatakan dua hal mendasari kepala anak kembar tersebut botak, yakni bujet dan waktu pengerjaan. "Ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan," cuit Les' Copaque pada Senin (17/1). Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa. Maka, Upin dan Ipin direka botak tetapi Upin ada sehelai rambut," tulis mereka. Namun, LCP pernah menampilkan Upin dan Ipin dengan rambut lebat. Hal itu terlihat jelang penayangan musim ke-14 beberapa waktu lalu.  Begitu juga ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasil...

Mengenal Ibu Kasur, Pencipta Lagu Anak yang Jadi Google Doodle

  Foto: Wajah Bu Kasur pada Gambar Google Doodle Wajah Bu Kasur menjadi sosok yang ditayang dalam Google Doodle pada 16/1/2022. Bu Kasur sendiri dikenal sebagai seniman dan tokoh pendidikan kenamaan di Indonesia. Bu Kasur lahir dengan nama Sandiah di Jakarta, 16 Januari 1926. Ia bersekolah di Meer Uirgetreid Lager Onderwijs (Mulo) tahun 1930. Bu Kasur lebih dikenal dengan nama tersebut setelah menikah dengan Pak Kasur yang bernama asli Soerjono. Mereka berdua merupakan pasangan suami istri pencipta lagu anak-anak yang rutin tampil di berbagai acara televisi serta radio . Kisah Hidup Bu Kasur Berikut adalah kisah hidup bu Kasur yang dilansir dari laman Kem end ikbud . Bu Kasur mengelola TK Mini pada tahun 1965. TK tersebut juga meluluskan tokoh-tokoh Indonesia seperti Presiden Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Hayono Isman, dan Ateng.   Kala itu TK Mini terbagi menjadi tiga jenjang yaitu Parkit untuk anak berusia tiga tahun, Kutilang untuk usia empat ta...