Langsung ke konten utama

Kompetisi Ajang Nasional Asesmen Kompetisi Minimum (AKM)


 

        Asesmen Kompetisi Minimum (AKM) merupakan program pemerintah yang ditunjukkan kepada para pelajar di seluruh Indonesia. Program kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pelajar di Indonesia.

          Kompetisi ini disertai oleh pelajar kelas 5 SD/MI, 8 SMP/MTs, 11 SMA/MTs yang diambil sample-nya secara random oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMDIKBUD). Adapun jumlah pesertanya ada 50 orang, 45 orang peserta utama dan 5 peserta cadangan.

         Pada tahun ini Ma’had Al-Zaytun termasuk dalam sekolah yang terpilih untuk berpartisipasi dalam program ini. Pemilihan Asesmen Kompetisi Minimum (AKM) dengan survei lingkungan dan survei kepribadian dan jatuh pada pelajar kelas 11 angkatan 19 FENTURAL.

         “Kita sangat bersyukur, bisa mendapatkan kesempatan yang sangat baik ini. Untuk anak-anak yang mendapatkan kesempatan harus bersyukur dengan lebih semangat dalam menuntut ilmu,  ikuti dan tunjukan karena ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menuangkan kemampuan kalian. Dan untuk anak-anak yang belum terpilih jangan merasa kecewa, kalian juga bisa belajar dari buku yang telah didapatkan atau kalian bisa tanyakan hal-hal yang kalian tidak tahu kepada anak-anak yang terpilih mengikuti kompetisi ini,” ujar Ust. M. Nasir, S. Pd. 

*Editor : Nurul & Haliza

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Santri Al-Zaytun

  Ali memberikan tanggapan menjadi santri Al-Zaytun Halo guys! Yuk kali ini saya ingin bercerita. Sebenarnya cerita kali ini cukup menginspirasi ya. Ini merupakan cerita seseorang yang telah menjadi santri baru. Dan saya juga mempunyai pesan untuk kalian semua lo. Yuk simak cerita ini.  Berita ini dibuat saat saya sedang mencari potret masa pengenalan lingkungan sekolah di Al-Zaytun. Saat itu itu bertemu dengan salah satu santri baru kelas 7. Mari kita berbincang. Adik ini bernama Ali Haidar Azizi bin Nurul Qomari, biasa dipanggil Ali. Ia berasal dari Surabaya, koordinator Jawa Timur. Yang pertama, saya bertanya kepada Ali, tentang kenapa ia ingin sekolah di Al-Zaytun. Lalu Ali menjawab, "Karena ingin mandiri", jawabnya.  Ali mengimbuhkan bahwa ia mengeluhkan pembelajaran online di sekolah luar, membuat ia semakin ribet, harus begini, begitu pangkasnya.  "Mendingan mondok", kata Ali.  Setelah itu saya semakin tertarik untuk bertanya-tanya mengenai cita-cita Ali.  &q

Peringatan 1 Muharram 1443 Hijriah

Sebanyak 1443 peserta hadir di MRLA untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah 1443 H  Setiap tahun, seluruh umat Islam merayakan pergantian tahun baru hijriyah yang dikenal sebagai kalender Hijriyah.  Peringatan tahun baru hijriyah tentu berbeda-beda di berbagai Pesantren, khususnya di Al-Zaytun. Meski Nabi Muhammad tidak memberi contoh untuk menunaikan amalan tertentu saat tahun baru hijriyah tiba, namun civitas Al- Zaytun pada umumnya menjadikan momen tahun baru hijriyah ini sebagai peringatan besar-besaran sebagai wujud rasa syukur terhadap Allah yang telah memberikan karunia-Nya sampai saat ini.  Peringatan Tahun baru hijriyah di Kampus Al-Zaytun pada hari Rabu (11/08) diisi dengan tadarrus Al-Qur'an oleh santri, mahasiswa, guru, karyawan, dan seluruh penghuni lainnya di Ma'had Al-Zaytun.  Dengan diberlakukannya protokol orhiba di Al-Zaytun, maka kegiatan ini dilaksanakan di 6 tempat yang berbeda-beda, diantaranya 5 asrama pelajar, dan 1 masjid besar, Masjid Rahmatan Lil '

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Santri Rijal kelas 7 yang sedang mengikuti Khutbah Al-Arsyi pada Rabu (23/06/2021).                                                                                                                      .        Sebelum memulai tahun ajaran baru, ada waktu untuk pengenalan lingkungan sekolah atau yang dikenal dengan sebutan Khutbah Al-Arsy.   Jika sekolah lain mengadakan masa pengenalan lingkungan sekolah secara virtual, maka berbeda dengan Ma'had Al-Zaytun yang menyelenggarakan secara tatap muka dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan  yang ditetapkan.        Setelah melalui masa pendaftaran, kini calon santriwan dan santriwati kelas 1 sampai dengan kelas 7, mel aksanakan  kegiatan K hutbah A l -A rsy pada, Selasa,  2 2 /06/2021  sampai dengan tarikh 29/6/2021. Panitia kegiatan ini adalah Guru dan Oraganisasi Pelajar Mahad Al-Zaytun (OPMAZ). Santri Madrasah Ibtidaiyah yang sedang mengikuti kegiatan thawaf dengan disiplin melaksanakan prokes yang ditetapkan.