Langsung ke konten utama

Penerimaan Santri Baru Ma'had Al-Zaytun, Di Masa Pandemi

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Petugas keamanan yang sedang mengecek barang bawaan
calon santri kelas 7 MTs Ma’had Al-Zaytun.

       Penerimaan calon santri Ma'had Al-Zaytun tahun ajaran 2021/2022 . Pada pelaksanaan hari kedua, Minggu (20/06) pukul 16.00 WIB, telah berjalan dengan lancar di Asrama Al-Madani dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan taat. Sekitar 80 para calon santri rijal (laki-laki) MTs kelas 7 yang telah dinyatakan lulus melaksanakan berbagai macam tes di Gedung Tansri Datuk Ismail Hasan akan langsung diarahkan menuju asrama yang telah ditetapkan, yaitu Asrama Al-Madani.


       Menurut Ustadz Ibnu Abdillah selaku panitia penerimaan calon santri di Asrama Al-Madani,  bahwa pelaksanaan penerimaan calon santri MI-MTs Ma'had Al-Zaytun akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 18 hingga 28 Juni dengan kuota maksimal 100 santri setiap harinya. Pelaksanaan secara berkala tersebut, juga meminimalisir setiap kendala yang dapat terjadi selama proses penerimaan calon santri berlangsung.  


ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Binayah Hufadh

Binayah artinya perkumpulan, dan hufadh artinya menjaga. Jadi Binayah Hufadh yang dimaksud adalah perkumpulan orang-orang yang menjaga Al-Qur’an. Binayah ini didirikan sejak tahun 2012 dan masih exis hingga saat ini. Pesertanya mencapai kurang lebih 90 santri.  Setiap hari mereka diberi tempat khusus untuk menghafal Al-Qur’an dengan target bisa menyelesaikan 1 juz dalam 1 bulan. Bagi peserta yang mencapai target, akan dites dalam acara Sima’an yang rutin dilaksanakan setiap 1 bulan sekali. Acara sima’an hufadh bulan maret (02/03), dilaksanakan di masjid Al-Hayat lantai 1 dan disaksikan oleh hampir seluruh guru dan santri Al-Zaytun. Acara ini bertujuan untuk mengetes hafalan Al-Qur’an para peserta hufadh yang me-miliki target menghapal 1 juz dalam 1 bulan. 

Peringatan 1 Muharram 1443 Hijriah

Sebanyak 1443 peserta hadir di MRLA untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah 1443 H  Setiap tahun, seluruh umat Islam merayakan pergantian tahun baru hijriyah yang dikenal sebagai kalender Hijriyah.  Peringatan tahun baru hijriyah tentu berbeda-beda di berbagai Pesantren, khususnya di Al-Zaytun. Meski Nabi Muhammad tidak memberi contoh untuk menunaikan amalan tertentu saat tahun baru hijriyah tiba, namun civitas Al- Zaytun pada umumnya menjadikan momen tahun baru hijriyah ini sebagai peringatan besar-besaran sebagai wujud rasa syukur terhadap Allah yang telah memberikan karunia-Nya sampai saat ini.  Peringatan Tahun baru hijriyah di Kampus Al-Zaytun pada hari Rabu (11/08) diisi dengan tadarrus Al-Qur'an oleh santri, mahasiswa, guru, karyawan, dan seluruh penghuni lainnya di Ma'had Al-Zaytun.  Dengan diberlakukannya protokol orhiba di Al-Zaytun, maka kegiatan ini dilaksanakan di 6 tempat yang berbeda-beda, diantaranya 5 asrama pelajar, dan 1 masjid besar, Masjid Rahmatan Lil '

Rumah Produksi Ungkap Alasan Buat Upin dan Ipin Botak

  Figure 1 Rumah produksi, Les' Copaque, mengungkapkan alasan membuat Upin dan Ipin botak serta yatim piatu. Foto: (dok. Les' Copaque Production via YouTube) Rumah produksi Les' Copaque (LCP) blak-blakan mengenai asal usul Upin & Ipin. Salah satunya adalah alasan membuat Upin dan Ipin botak hampir di seluruh musim dan episode serial animasi tersebut. Les' Copaque mengatakan dua hal mendasari kepala anak kembar tersebut botak, yakni bujet dan waktu pengerjaan. "Ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan," cuit Les' Copaque pada Senin (17/1). Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa. Maka, Upin dan Ipin direka botak tetapi Upin ada sehelai rambut," tulis mereka. Namun, LCP pernah menampilkan Upin dan Ipin dengan rambut lebat. Hal itu terlihat jelang penayangan musim ke-14 beberapa waktu lalu.  Begitu juga ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasil